Sore ini hujan lagi di Sorong, aku baru pulang antar anak latihan bultang. Kini saatnya aku mengarahkan anakku untuk kegiatan positif sedini mungkin. Saat ini anakku baru naik ke kelas dua, lumayan dapat rangking satu walaupun memang tingkat pendidikan di Sorong ini lebih rendah dari Jawa. Memang nyata beda antara di Jawa dan luar jawa terlebih Papua. Aku tak tahu apa memang budaya orangnya apakah memang tidak meratanya pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.Tapi setelah hidup disini kurang lebih satu tahun ini aku bisa merasakan juga bahwa budaya penduduk aslinya yang membuat saudara kita ini tertinggal.Ini bukan berarti suatu vonis sepihak yang kulakukan, aku hanya menuliskan apa yang kurasakan saja.
Disini awalnya agak kaget juga melihat tensi masyarakatnya yang agak tinggi, sedikit2 terjadi percekcokkan hingga perkelahian. Kemungkinan memang pengaruh miras yang cenderung bebas dikonsumsi dikota ini. Kalau dilihat dari sisi peluang kerja, di Sorong ini aku melihat banyak peluang yang bisa dikerjakan disini. Posisiku saat ini tidak memungkinkan bagiku untuk menggarap peluang tersebut. Heran rasanya melihat kerdus2 dan botol2 yang bertebaran di tempat sampah yang meluber ke jalan di serak2 babi peliharaan masyarakat. Kalau di Jawa itu pasti tak akan berbekas karena sudah pada berebut mengambilnya. Itu baru satu peluang, di Sorong ini tempat ikan yang tak ada habisnya, jumlah armada yang ada masih belum sebanding kalau melihat sekilas, sayangnya pemerintah setempat kurang mendukung dengan tidak memproteksi nelayannya untuk membeli minyak dengan harga subsidi. Makanan ringan ataupun makanan berat di Sorong masih sangat terbatas. Ada satu tenda martabak yang lumayan saja sudah berjibun orang mengantri, apalagi ada semacam brownis kukus di Sorong ini, aku yakin akan banyak peminatnya. Wah lama2 aku jadi penasihat bisnis juga, maksudku menulis itu untuk menunjukkan bagaimana sikap ataupun budaya kerja masyarakat aslinya. Kebanyakan yang sukses disini adalah pendatang. Tidak seluruhnya tapi masih mayoritas. Siapa berminat ? silahkan datang ke sorong.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar