SAM SUGA MENULIS

Kamis, 12 Agustus 2021

GURU PRAJURIT

 

Menjadi guru tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Aku memang tidak berprofesi guru. Namun rupanya takdir menuntunku berkecimpung di dunia guru. Sama sekali tak pernah aku membayangkan akan berdiri di depan kelas memberikan pelajaran. Ternyata kegiatan itu menjadi tugasku saat itu ketika dinas di AAL (Akademi Angkatan Laut). Kini saat aku sudah tidak lagi berdinas di AAL, sudah tidak lagi mengajar di depan kelas, namun toh akhirnya takdir kembali membawaku ke dunia Pendidikan. Setelah berkecimpung di laut, kembali aku bertugas di Disdikal (Dinas Pendidikan TNI Angkatan Laut). Tak dinyana akupun kini sudah ada disini, berada disebuah komunitas guru yang benar-benar guru dalam arti harafiahnya.

Awal mengikuti kegiatan penguatan literasi yang diselenggarakan AAL aku juga sama sekali tak memiliki bayangan seperti apa kegiatannya. Begitu tiga hari didalamnya, ternyata aku menemukan aura dan semangat yang luar biasa dari para pembicaranya. Mereka para pembicara sangat menginspirasiku. Benar apa yang mereka sampaikan, menulis adalah bekerja untuk keabadian. Satu hal yang paling memotivasiku adalah kurangnya literatur tentang Angkatan Laut yang disampaikan pemateri. Seingatku kegiatan kemarin memang baru pertamakali diadakan di lingkungan TNI AL. Harus aku akui bahwa literatur yang berhubungan dengan TNI AL  saat ini memang tidaklah banyak. Penulis buku yang ada di TNI AL juga dapat dihitung dengan jari. Memang sangat disayangkan hal tersebut, namun tak ada kata terlambat bagi hal yang postif. Mungkin kini sudah saatnya, kolaborasi dengan media guru menjadi jalannya. Sampai saat ini aku juga masih belum tahu apa yang harus aku tuliskan, namun gelora semangat literasi sudah membucah dalam dadaku. Semoga kegiatan literasi ini semakin menyebar luas di lingkungan TNI AL.

Sekarang yang terlintas dipikiranku bahwa ternyata menjadi TNI AL itu bisa merasakan berbagai profesi. Dahulu bayanganku saat menjadi TNI AL ya sudah tugasnya diatas kapal saja. Ternyata tidak demikian. Di TNI AL ada Puspenerbal (Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut), pastinya disitu banyak pilot, profesi yang berbeda dengan pelaut. Ada juga marinir yang kesehariannya sangat mirip dengan TNI AD. Lemdik (Lembaga pendidikan) di TNI AL yang bertugas mencetak prajurit menjadikan profesi guru bagi personel yang bertugas disana. Mereka adalah prajurit guru, atau guru prajurit  ?  Entahlah…..yang jelas kini mereka semua yang ada di AAL sudah tercerahkan dari para guru yang benar-benar guru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar