Benar kata orang kalo menulis itu harus dipaksakan. Itu jika kita memang memiliki niat. Bakat bukan segalanya, tapi niat yang utama. Meski tak ada bakat nulis dalam diriku, namun niat pun kadang naik turun. Sudah memang kalo sudah begini, tapi niat ini tetap akan tersimpan dalam diriku untuk tetap bisa menulis. Entah sampai kapan lagi aku akan bisa berada kembali disini. Bloggustu sudah aku buat bertahun yang lalu. Namun tak ada konsistensi diriku disini.
Kkemarin karena perintah aku ikuti seminar kepenulisan yang diadakan AAL. Lumayan kegitannya, mampu melecut semangatku untuk kembali menulis. Apapun yang aku tulis tak ada masalah. Yang diutamakan adalah konsistensi. Dalam kegiatan tersebut, setiap peserta diajak untuk konsisten menulis. Suasana dalam komunitas tersebut sangat kondusif dalam mendorong seseorang untuk mau melangkah. Pun akhirnya setelah sekian tahun tertidur, kembali aku posting disini.
Semoga semangat media guru yang aku ikuti mampu membuat semangatku tak redup. Terjaga terus dalam menggoreskan kata. Mudah-mudahan aku mampu menyelesaikan tantangan menulis 365 hari disana. Jadi setelah mengikuti giat pelatihan, aku mulai aktif dalam blog media guru. Mereka mengadakan tantangan menulis 30 hari, 365 hari dan seterusnya. Yang unik, para penulis disana yang mayoritas memang guru sekolah, telah menulis jauh dari tantangan 365 hari. Ada yang kulihat sudah menulis tantangan 675 hari. Rupanya mereka sulit berhenti saat sudah dimulai. Kebiasaan menulis yang diterapkan mampu merubah habit mereka dalam menulis. Semoga aku bisa mengikuti jejak mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar