Saya memiliki sifat yang kata orang perfeksionis.
Dari kecil ibu saya bilang kalo saya "resikan-bahasa jawa" yang
artinya suka pada kebersihan. Hal tersebut berlanjut hingga saya menikah dan
punya anak kecil. Setelah hidup berumah tangga, apalagi memiliki anak kecil,
sungguh sangat menyiksa bagi saya. Setiap pulang kerja emosi rasanya selalu
meningkat melihat rumah yang berantakan. Awalnya saya tak bisa menerima keadaan
itu. Karena saya juga tak mampu membaya asisten rumah tangga, jadi sepulang
kerja saya harus membersihkan rumah, menata dan meletakkan barang pada
tempatnya lagi. Rupanya kejadian tersebut selalu berulang, saya sangat paham
posisi istri yang memang cukup repot dengan berbagai kegiatannya. Setelah saya
pikir ulang, saya yang terlalu tidak mau menerima ketidaksempurnaan. Barang-barang
harus selalu tertata rapi, rumah harus selalu bersih tanpa ada benda tergeletak
dilantai, dsb. Akhirnya saya sadar bahwa saat kita menerima ketidaksempurnaan,
semuanya akan berjalan baik-baik saja. Saya pikir saat itu toh rumah saya tidak
akan diinspeksi kebersihannya oleh dinas kebersihan kota. Kenapa saya harus
pusing dengan ketidak teraturan rumah setiap pulang bekerja.
Sikap perfeksionis ini bisa saja terjadi pada
kita terkait diri kita sendiri misalnya merasa alis kurang tebal (khususnya
ibu-ibu) he..he..he.., badan yang kurang berotot, kulit yang terlalu coklat,
rumah yang kurang besar, mobil yang sudah tua dan banyak lagi. Selain itu
ketidaksempurnaan yang terkait dengan orang lain juga kadang suka berpengaruh
pada kita. Seperti tetangga yang sikapnya sombong, suka pamer, istri kita yang
pelupa, suami kita yang suka tidur mengorok dsb. Jika kita selalu menuntut kesempurnaan,
hal tersebut akan membuat kita selalu merasa tidak tentram. Bukannya bersyukur
atas apa yang sudah kita miliki saat ini, namun akan selalu berusaha untuk
memenuhi keinginan kita. Kita perlu menekankan pada diri kita bahwa tanpa
penilaian kita segalanya akan berjalan baik-baik saja. Bahwa saat kita dapat
menerima ketidaksempurnaan kita, kita akan menemukan keindahan dalam hidup ini.
Kesempurnaan hidup ini adalah ketaksempurnaan itu sendiri. Semoga saya juga
dapat menerimanya, bagaimana dengan anda ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar