Membesarkan masalah kadang membuat kita puas. Entah kepuasan itu muncul karena apa. Saya masih suka seperti itu. Hal-hal kecil yang seharusnya tak perlu dibesarkan, masih sering menjadi masalah yang besar bagi saya. Rupanya kalo ditilik lebih dalam lagi, semua hanya memuaskan ego saja. Contoh kejadian kecil saat lagi berkendara di jalan, mobil disalip mobil lain yang sedikit memotong mobil kita. Emosi para lelaki pasti akan naik saat mengalami hal tersebut. Atau hanya saya saja yang emosian ya ? he..he..he... Saya masih sering terbawa emosi untuk menyalip balik mobil tersebut, apalagi saat mengemudi seorang diri tanpa istri yang sering mengingatkan. Jika direnungkan lagi ternyata itu hanya hal kecil yang tak perlu kita ikuti ego kita. Sebetulnya saat kita tak terbawa ego, disalip mobil lain yang sedikit memotong tadi pastilah ada alasannya. Mungkin pengemudi tersebut butuh mengejar waktu, keluarganya sakit, sudah terlambat masuk kantor, rumahnya kebakaran atau beribu alasan lain yang bisa kita ciptakan untuk memberikan pembenaran pada mobil tadi. Dengan begitu kita memiliki kesempatan untuk selalu berpikir positif. Bisa kita bayangkan kalo kita yang berada pada posisi mobil tersebut. Tentunya akan sangat menegangkan saat kita sudah dikejar waktu untuk segera sampai. Bisa saja orang yang menyalip kita tadi berada dalam bahaya kecelakaan lalul-intas karena harus ngebut mengejar waktu.
Masih banyak hal-hal kecil yang seringkali
kita jumpai dan kita anggap masalah. Anak yang suka terlambat bangun, istri
yang telat menyajikan masakan, tetangga yang suka setel musik keras-keras.
Jangan kita terbawa untuk selalu memuaskan ego, jadikan itu pembelajaran kita
untuk lebih sabar sambil menempatkan diri kita pada posisi mereka. Berusaha
terima kenapa mereka bisa berlaku seperti itu. Mulai dari hal-hal sederhana ini
kita sama-sama belajar untuk selalu berpikir positif, belajar menjadi lebih
sabar dan tidak terbawa emosi. Kalo kita sudah belajar mengerem emosi tapi
ternyata masih belum berhasil juga, jangan putus asa, berarti kita sama.
He..he..he....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar